Berhenti Sejenak

Posted: July 10, 2011 in Perjalanan Ini

Benar adanya apa yang orang orang bijak bilang, “sekali sekali sebagai seorang tukang kayu perlu berhenti sejenak untuk mengasah gergaji nya sebelum bekerja kembali”

Nah, ini pun nampaknya berlaku secara universal, tak terkecuali buat gw. Banyaknya aktivitas dan kesibukan yang hampir tidak pernah henti, kadang membuat konsentrasi menjadi buyar dan tidak fokus.

Selain itu segala efek samping yang ada juga ikut mengiringi ibarat bonus yang aku dapat saat membeli sebungkus detergen. Akhlaq yang merupakan wujud spontan sikap dalam menghadapi sesuatu kejadian bisa dijadikan barometer sejauh mana aku perlu diam, berhenti sejenak.

Bulan suci ramadhan 1432H sudah sangat dekat, nampaknya Allah swt sudah kembali mengingatkan aku untuk mendekat kepada hati-Nya. Berhenti sejenak dari hiruk pikuk dunia dan menyambut tali kasih-Nya yang telah terabaikan dalam kepenatan aktivitas hidup yang tiada henti.

Yuk, siap-siap menghadapi bulan suci Ramadhan. Insya allah kita dipertemukan kembali dengan bulan penuh rahmat Allah SWT ini.

Aamiin

20111215-013255.jpg

20111215-013318.jpg

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s