Hari terus berlalu, sang waktu enggan menunggu, dengan anggun nya ia melangkah maju menghantar manusia yg siap menyongsong masa depan dan meninggalkan mereka yang terpaku dengan kondisi yg membelenggunya.
Sang waktu menjadi bagian dari kehidupan. Semilir angin yg berhembus bersapa dengan hangat sang sinar surya merupakan anugrah yang berharga kala gemercik air dan putihnya salju berbayang redupnya awan dan gelapnya cakrawla. Inilah saat surya enggan menampakkan wujudnya di belahan bumi ini…
Beriring detak jantung dan aliran adrenalin yg semakin membuncah, merajut cita di masa depan.
Advertisement
